Showing posts with label Travelling. Show all posts
Showing posts with label Travelling. Show all posts

Menikmati Indahnya Curug Bajing Petung Kriyono

Terletak di kecamatan Petungkriyono, kabuaten Pekalongan. Curug bajing menawarkan sejuta keindahan yang tidak akan habis pesonanya sepanjang waktu. Curug bajing bisa dikatakan merupakan salah satu objek wisata yang mulai booming atau  dikenal oleh masyarakat luas di kabupaten pekalongan. Ketenarannya diraih berkat kekuatan sosial media, para wisatawan yang didominasi oleh anak muda yang notabene  merupakan pengguna aktif sosial media khususnya facebook, twitter dan instagaram. Ketiga sosial media ini secara tidak langsung menjadi media promosi bagi objek wisata ini. 
Para wisatawan yang mengunjungi curug bajing dan mengabadikan gambarnya, selalu mengunggah keindahannya di sosial media. Melihat keindahan wisata curug bajing yang dibagikan oleh teman-temannya di sosial media, tentu akan memancing rasa penasaran orang lain untuk segera mengunjunginya. Apalagi  masyarakat Indonesia yang terkenal latah dan ingin eksis, tentu akan memudahkan penyebaran informasi keindahan curug bajing.

Pada hari sabtu, 16 Mei kemarin, admin kopppet.com berkesempatan untuk mengunjungi curug bajing yang "(katanya) indah banget". Dengan mengendarai sepeda motor dari kota Pekalongan, sebelumnya rombongan yang berjumlah 13 orang ini sepakat untuk berkumpul terlebih dahulu di pasar doro. Ketika semua personel genap 13 orang, pada jam 9 pagi rombongan berangkat melewati pasar doro menuju kecamatan Petung Kriyono. Sepanjang perjalanan dari pasar doro menuju kecamatan Petung Kriyono, mata wisatawan akan dimanjakan oleh hutan lebat yang masih terjaga. Tak jarang pula wisatawan akan berjumpa dengan kawanan monyet yang tengah bergelantungan di pohon. Beberapa curug kecil juga akan wisatawan jumpai selama perjalanan, wisatawan dapat beristirahat sebentar sambil mengabadikan momen dengan background curug kecil tersebut.

curug bajing pekalongan


Setelah kurang lebih 30 menit perjalanan dari pasar doro, wisatawan akan menemui curug sibedug, curug ini terletak persis di pinggir jalan. Curug sibedug ini merupakan curug yang paling besar yang ditemui selama perjalanan dari pasar doro.
Dari curug sibedug,perjalanan menuju curug bajing masih 1 jam lagi, Anda harap berhati-hati dan tetap menjaga keseimbangan selama berkendara, karena akses menuju curug bajing ini walaupun jalannya sudah beraspal, namun akan cukup sulit dilalui jika anda kurang mahir berkendara dengan motor ataupun mobil. Jalanan menuju curug bajing berkelok-kelok, kadang menemui tanjakan yang tinggi kemudian sejurus kemudian terdapat tikungan ataupun turunan yang curam.

Setelah menghabiskan waktu perjalanan 1,5 jam dari pasar doro, kami tiba di tempat tujuan. Rombongan langsung memarkirkan motor masing-masing di area yang telah  tersedia dan dijaga oleh warga sekitar. Dengan cukup membayar  Rp. 2.000,- untuk tarif parkir dan Rp. 7.000,- untuk harga tiket masuk (HTM), para rombongan bergegas melewati jalanan batu. Rupanya area parkir dan jalanan batu tersebut baru bulan ini ada dan dibangun untuk memudahkan para wisatawan.

rute curug bajing

curug bajing petung kriyono

Setelah berjalan kaki meyusuri jalanan batu sekitar 300 meter, rombongan melihat air terjun yang tinggi dan berbentuk seperti perosotan, karena selain air terjun utama, di bawahnya terdapat beberapa anak air terjun yang kalau dilihat seperti perosotan. Kalimat yang pertama terucap dari mulut begitu melihat air terjun tersebut adalah Wow !!! Subhanallah.... What a great waterfall.


jalan menuju curug bajing

wisata curug bajing

Sebelum mendekat ke air tejun utama, para wisatawan wajib menyeberangi jembatan bambu yang mengharuskan wisatawan untuk menunduk. Begitu sampai di air terjun utama, kami langsung mengabadikan gambar dengan latar belakang curug bajing yang eksotis.

peta wisata curug bajing

Seperti yang disebutkan di awal, begitu sampai rumah semua anggota rombongan langsung mengunggah foto kebersamaan rombongan berlatar belakang keindahan curug bajing tersebut ke akun sosial media masing-masing. Hal tersebut yang membuat curug ini makin populer dan bahkan mulai dilirik oleh TV nasional.  Sungguh pengalaman yang luar biasa !.
Read more

Melihat Gunung Gajah Lebih Dekat

Gunung gajah merupakan tebing bebatuan tinggi yang tampak seperti bentuk gajah. Terletak di Desa Gongseng KecamatanRandudongkal, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Gunung kurang lebih berjarak 35 km dari Kota Pemalangke barat daya. Tinggi dari gunung gajah kurang lebih 1.100 MDPL. Untuk mencapai gunung gajah terdapat 2 alternatif jalan bagi anda. Anda dapat melalui Pemalang kemudian ke selatan menuju Randudongkal melewati desa kejene dan pucangsari. Di ujung desa pucangsari anda akan disambut oleh rindangnya pohon jati hutan. Kondisi jalanan sudah cukup beraspal baik namun ketika anda sudah berada di area hutan jati disarankan untuk lebih berhati-hati karena kondisi jalan berkerikil sehingga kemungkinan anda tergelincir cukup besar. Jangan khawatir anda akan kehabisan bekal karena di sepanjang desa pucangsari terdapat warung yang dapat menambah perbelakan anda.

gunung gajah pemalang

Hutan di desa pucangsari didominasi oleh pohon jati yang rimbun. Anda jangan kaget ketika anda kadang berjumpa dengan segerombolan monyet hutan yang sedang mencari makan atau bergelantungan di atas pohon. Biasanya monyet-monyet akan mulai bermunculan menjelang sore, mereka dapat saja mengganggu perjalanan anda karena mereka suka bermain di tengah jalan.
Gunung Gajah jika ditempuh dari Desa Kejene akan memakan waktu sekitar 90 menit perjalanan menggunakan kendaraan. Namun jika anda lebih memilih untuk mencapai gunung gajah dengan berjalan kaki butuh waktu sekitar 3-4 jam.

Alternatif kedua adalah  melalui rute Desa Gongseng, dari pemalang maupun tegal anda dapat melewati jalan pantai utara kemudian melewati di Desa Babadan arah Desa Warurejo lurus arah Desa Kedung Jati dan menuju Desa Gongseng yang terletak tidak jauh dari Gunung Gajah. Namun jika melalui Desa Gongseng hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki atau menggunakan kendaraan roda 2 saja, karena sampai saat ini jembatan penghubung dari Kedung jati menuju Desa ini masih menggunakan jembatan (orang di Desa ini menyebutnya jembatan gantung) karena jembatan ini memang menggantung dengan bertumpu kepada dua wire atau kabel kawat, dan hanya bisa dilewati mengunakan kendaraan roda 2.


berwisata di gunung gajah pemalang
Jembatan Penghubung desa Kedung Jati

Bagi anda penggila motorcross, anda lebih baik melewati  rute dari Desa Kejene  karena  rute ini sangat menarik dan menantang untuk ditaklukan oleh para penggila motor.
Setelah sampai di gunung gajah anda dapat mendaki gunung gajah, trek menuju puncak gunung gajah tidaklah sulit sehingga cocok untuk pendaki pemula ataupun anda yang sama sekali tidak memiliki pengalaman mendaki. 
Perjalanan mencapai puncak Gunung gajah sangat menarik, anda akan melewati hutan alami yang luas dan bebatuan yang besar dan tajam. Di pucuk-pucuk pohon  ataupun di bebatuan tebing gunung gajah banyak terdapat lutung hitam yang mulai langka. 

mendaki gunung gajah pemalang

Gambar : http://tjahndueso-gakgo.blogspot.com/
Read more

Menikmati udara sore di Pekalongan Mangrove Park

Sore hari, tiba-tiba hpku menjerit keras. Memutar sebuah lagu  yang sengaja aku setting sebagai nada panggilan. Lagu dari Bruno Mars "Uptown Funk" yang lagi nge-hits bulan ini. Jadi number one di chartnya billboard lho.

Kembali lagi ke hpku tadi.... Ternyata seorang rekan kerja mengajak pergi jalan-jalan sore. Saya iyakan saja ajakan teman saya tersebut. Kami akan bertemu dan berkumpul di rumah salah satu temanku yang lain.

Tidak sempat mandi aku bergegas berganti baju yang santai dan casual. Segera aku memacu motor menuju tkp tempat kumpul. Setiba di sana ternyata semua personel sudah lengkap, terdiri dari 5 orang. Jam tangan menunjukkan pukul 16.50, langsung saja kami cabut untuk mencari hiburan menikmati udara sore kota Pekalongan. Sebenarnya saya belum tahu akan kemana tujuan kami jalan-jalan sore ini. Tapi sejak tadi siang saya mendengarkan obrolan teman-teman tentang tempat wisata baru di kota Pekalongan yaitu Taman Mangrove (mangrove Park).

15 menit kemudian kita sampai di tempat tujuan. Seperti dugaan saya sebelumnya, ternyata kami berhenti di Taman Mangrove. Objek wisata yang bisa dibilang masih baru. Umurnya juga belum ada 1 tahun, jadi bisa dibilang masih baru. 

Pekalongan Mangrove Park diresmikan oleh Menteri Kehutanan RI pada tahun 2013 lalu sebagai Pusat Restorasi dan Pengembangan Mangrove(PPRM) yang merupakan bagian dari pembangunan kawasan agrowisata yaitu Pekalongan Mangrove Park.

Terletak di  Kelurahan Kandang Panjang Kec, Pekalongan Utara Kota Pekalongan, kawasan ini dulunya adalah lahan tambak udang milik Dinas Pertanian Perikanan dan Kelautan Kota Pekalongan yang sudah tak produktif lagi dan akhirnya dikembangkan sebagai kawasan konservasi sekaligus tempat edukasi & wisata alam.

Kembali lagi ke benang merah.... Di area pintu masuk objek wisata Taman mangrove kami langsung disambut oleh gapura besar bertuliskan Pekalongan Mangrove Park. Kesan pertama yang saya dapat begitu masuk dan melihat sekilas suasana tempat ini adalah nyaman.

Setelah memasuki area taman mangrove kami bergegas memarkir sepeda motor kami. Beberapa tukang parkir tampak ramah membantu kami memarkirkan sepeda motor. Dengan hanya membayar Rp. 2000 sekaligus sebagai HTM (Harga tiket masuk) ke area wisata taman mangrove. Murah Bukan ?. Seperti kebiasaan kawula muda jaman sekarang tujuan utama kami ke tempat ini adalah apalagi kalau bukan hunting foto.

Dari area parkir kami berjalan sekitar 100 meter untuk sampai ke anjungan taman mangrove.
Inilah pose pertama kami begitu sampai di anjungan taman mangrove.

taman mangrove pekalongan

Sore itu suasana taman mangrove cukup rame dipenuhi muda-mudi yang ingin menghabiskan waktu sore hari. Penilaian saya terhadap objek wisata ini cukup bagus. Anjungannya terlihat masih baru jadi masih keliatan bagus dan cukup bersih. Anjungan di taman mangrove ini memanjang berbentuk huruf L, di tengah anjungan terdapat 2 buah kandang, yang isinya binatang apa saya sendiri tidak tahu namanya. Seperti kadal atau apalah.
Namun saya cukup kecewa ketika sampai di ujung anjungan, terdapat beberapa balok kayu yang disilangkan dan diikat pertanda pengunjung tidak boleh menerobos masuk ke ujung anjungan. Setelah saya perhatikan ternyata pagar di ujung anjungan patah. Jadi cukup membahayakan jika pengunjung memaksa menerobos masuk. Tapi memang dasar kami bandel, kami malah menerobos masuk ke ujung anjungan,

Ini nih pelakunya. Hehehe...

pekalongan mangrove park

Oh ya selain berfoto-foto pengunjung juga bisa mengunjungi PIM (Pusat informasi Mangrove). Di dalam PIM terdapat koleksi buku tentang tanaman mangrove serta denah rencana pembangunan pekalongan mangrove park jangka panjang. Selain itu juga ada ruang pameran, di dalam ruang pameran terdapat koleksi herbarium daun mangrove.

Satu lagi yang pengunjung bisa lakukan di taman mangrove ini, yaitu berkeliling di area pekalongan mangrove park melewati lorong-lorong mangrove menggunakan perahu. Dengan hanya membayar sewa perahu sebesar Rp. 10.000,- / orang kami bisa menikmati udara sore di pekalongan mangrove park sambil sesekali menggambil gambar di sela-sela lorong mangrove.
Inilah penampakan lorong di Pekalongan Mangrove park. Indah bukan ?

taman mangrove di pekalongan

Waktu kami habis begitu maghrib tiba. Bergegas kami pulang, membawa kenangan yang tercipta seiring terbenamnya matahari. Tulisan ini admin tujukan untuk teman-teman kemarin meminta admin menceritakan pengalaman jalan-jalan di Pekalongan Mangrove Park.
Read more

Tempat Wisata di Kota Pekalongan

Liburan merupakan sebuah momen yang dinantikan setiap orang setelah bekerja keras sepanjang hari. Apalagi di penghujung tahun ini, liburan bisa jadi hal wajib yang mesti dilakoni oleh semua travelers sejati. Memilih lokasi liburan merupakan kegiatan yang harus dilakukan sebelum benar-benar memutuskan lokasi liburan yang cocok dan tentunya bersahabat dengan kantong.

Liburan di kota besar menawarkan keramaian dan tentunya kepuasan mata. Melihat gedung-gedung yang menjulang tinggi, lalu lintas yang padat serta tempat wisata kuliner yang menggoda.

Sedangkan liburan di kota kecil atau lebih enak disebut kota berkembang tentunya menawarkan pengalaman tersendiri, kota kecil biasanya menawarkan kedamaian, keramahan dan kesahajaan.

Salah satu kota kecil yang saya rekomendasikan untuk bisa anda masukkan daftar pertimbangan mengisi liburan anda adalah Kota Pekalongan.
Kota Pekalongan yang sudah terkenal dengan sebutan kota Batik adalah sebuah kota kecil yang tengah berkembang pesat, terletak di pesisir pantai utara. Lebih lengkapnya Pekalongan terletak di Provinsi Jawa tengah, sebelah selatan bersebelahan dengan Kabupaten Pekalongan, sebelah barat bersebelahan dengan Kabupaten Pemalang, sebelah timur bersebelahan dengan Kabupaten Batang.

Hal yang bisa anda rasakan begitu sampai  di Kota Pekalongan adalah kentalnya ornamen batik di setiap sudut kota dan Lafadz Asma'ul Khusna yang menghiasai sepanjang jalan kota Pekalongan.
Kota ini menawarkan banyak sekali tempat wisata yang patut anda kunjungi.

Berikut ini daftar tempat wisata yang menarik dan saya rekomendasikan untuk anda kunjungi di Kota Batik.
  • Pantai Pasir kencana, Merupakan salah satu pantai yang nyaman untuk anda kunjungi jika anda berkunjung di Kota Pekalongan. Selain pasir kencana ada sebagian masyarakat yang menyebutnya dengan sebutan Pantai Boom. Sampai saat ini pun  saya belum tahu asal muasal nama Boom. Pantai ini menawarkan sejuta nunasa kehangatan. Harga tiket masuk ke pantai ini cukup murah dan anda sudah bisa menikmati segudang fasilitas di dalamnya. Setelah memasuki pintu utama anda akan disuguhi taman yang asri dengan beberapa tempat duduk yang berada di setiap sudut taman. Setelah melewati taman terdapat area bermain anak dan tentunya hamparan pasir yang lembut dengan lingkungan yang cukup bersih. Selain wisata pantai,  ada jembatan yang patut anda abadikan dengan kamera saku ataupun ponsel pribadi anda.



pantai pasir kencana pekalongan


  • Taman Mangrove, merupakan objek wisata yang terbilang masih baru, lokasinya teletak masih satu area dengan pantai pasir kencana. Selain menikmati view laut dengan deretan pohon bakau yangg syahdu, kamu juga bisa naik perahu sewaan. Hanya dengan Rp.10rb/orang perahu ini siap mengajakmu berkeliling kawasan taman mangrove. Lebih syahdu lagi kalo bareng pasangan ataupun keluarga.

Taman Mangrove pekalongan


Taman Mangrove pekalongan

  • Museum Batik, Terletak di Jl. Jetayu Museum ini menawarkan koleksi batik yang lengkap hampir di semua daerah di Indonesia. Ada juga batik hasil sumbangan dari Pak SBY dan beberapa elite politik di negeri ini.

Museum Batik Pekalongan

Landmark Kota Pekalongan

  • Alun-Alun Kota, Sebagaiman seperti kota-kota lainnya. Kota Pekalongan juga memiliki alun-alun kota. Nuansa kesahajaan tercermin di alun-alun kota kala malam hari. Para pedagang menjajakan dagangannya mulai dari pakaian, makanan sampai segala aksesoris tumpah ruah di alun-alun kota. Anda juga bisa menghangatkan tubuh dengan mencicipi semangkuk penuh Wedang Ronde yang dijajakan oleh pedagang di sekitar alun-alun kota.
alun-alun kota pekalongan

  • Grosir Batik Setono, Adalah grosir batik yang menawarkan beragam jenis batik dengan harga miring. Grosir ini dijadikan pusat kulakan batik oleh para pemburu batik dari berbagai penjuru.

Grosir batik Setono Pekalongan

  • Pekalongan The World's City Of Batik
    Kota yang memiliki jarkon The World's City of Batik ini mempunyai sebuah tugu yang menggambarkan jati di kota Pekalongan sebagai kota batik. Adalah sebuah tugu yang bertuliskan The World's City Of Batik yang bisa anda jadikan background untuk foto bareng keluarga. Tugu ini terletak di perbatasan antara kota Batang dan Pekalongan. Tepatnya di sebelah timur Dupan Square.
The World's City of Batik

Kota yang beberapa yang lalu mendapat predikat sebagai kota kreatif oleh UNESCO ini terus menunjukkan gairah perkembangan yang luar biasa. Terbukti dengan dibangunnya beberapa pusat perbelanjaan baru dan beberapa bangunan hotel yang mulai menjulang tinggi menghiasi wajah Kota Pekalongan.
pembangunan hotel di kota pekalongan


Gambar :InstaPekalongan.
Read more